oleh

BMKG Imbau Musim Peralihan, Ini Informasinya

-HEADLINE-54 views

INFO SEMBILAN I CIANJUR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk besok, Minggu (7/11/2021).

Dilansir di web https://www.bmkg.go.id, peringatan dini cuaca Jawa Barat, 7 November 2021 pukul 17:00 WIB berpotensi terjadi hujan sedang dan lebat, sekitar pukul 17:30 WIB, di Kabupaten Cianjur.

Diantaranya seperti di Kecamatan Cugenang, Cikalongkulon, Pacet, Cianjur, Warungkondang, Cibeber, Cilaku, Ciranjang, Bojongpicung, Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Sukaresmi, Sukanagara, Campaka, Takokak, Kadupandak, Agrabinta, Gekbrong, Cipanas, Cijati, Leles, Haurwangi, dan sekitarnya.

Kemudian, kemungkinan akan meluas ke Cianjur Selatan (Cisel) Pagelaran, Tanggeung, Cibinong, Sindangbarang, Cidaun, Naringgul, Campakamulya, Cikadu, Pasirkuda, dan sekitarnya. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 19:30 WIB.

Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi mulai bulan September (musim peralihan), hingga masuk pada puncak hujan Januari 2021. Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan, sekitar DAS Citarum, dan bahkan perkotaan diharap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian banjir, tanah longsor, hujan es, dan angin kencang (puting beliung).

Selain itu masyarakat dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan, agar tingkat imunitas tetap terjaga di masa pandemi COVID19. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak memaksakan berkendara, apabila sedang terjadi hujan lebat disertai angin kencang untuk meminimalisir resiko kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, memasuki musim hujan tahun ini diharapkan dapat melakukan manajemen air dengan baik. Seperti dengan menambah luas tanam, melakukan panen air hujan, dan mengisi waduk atau danau dan badan air lainya yang berguna untuk periode musim kemarau tahun depan.

Masyarakat diharap tidak percaya hoax dan selau mencari informasi resmi kebencanaan melalui informasi resmi yang dikeluarkan dari pihak yang berhubungan langsung dengan kejadian bencana seperti BKMG, Basarnas, BNPB, Tagana, TNI/Polri dan aparat Pemerintahan setempat. (Red)

Redaktur: Mamat M

pasang iklan anda

Komentar