oleh

Dugaan Penipuan Arisan Online Dilaporkan Polisi, Kuasa Hukum Ar : Member Yang Dirugikan Silahkan Lapor

-RAGAM-0 views

CIANJUR – Terlapor Ar, dugaan penipuan berbasis arisan melalui media elektronik, akhirnya berurusan dengan aparat yang berwenang.

Hal tersebut, disampaikan Ar melalui kuasa hukum Asep Mulyadi, SH pada Rabu 2 Pebuari 2022 lalu, klaien kami diminta klarifikasi oleh Polda Metro Jaya Direktorat Reserse Kriminal Khusus, terkait dugaan penipuan arisan melalui media eloktronik.

” Betul, AR telah dilaporkan oleh Putri Bella Damar Sugiastuti, pada 31 Desember 2021, dugaan penipuan arisan media elektronik,” ujar Asep Mulyadi, saat dihubungi langsung, Rabu (9/2/2022).

Mulyadi mengungkapkan, kronologis singkat Ar, awal mulanya mendirikan arisan menurun lalu dimuat dimedsos melalui IG, arisan menurun tersebut sistemnya berkelompok sekitar 10 orang.

” Nah, pemenang pertama ini adalah hak Owner, selanjutnya pemenang kedua mempunyai kewajiban untuk membayar kepada kelompok member, karena sepuluh orang itu mempunyai hak yang sama,” bebernya.

Lalu, masih ujar Mulyadi, awal mula pendirian satu, dua tahun berjalan lancar, karena member- member yang tergabung arisan berjalan memenuhi kewajibannya, tetapi ditahun ketiga member tersebut sudah mulai nakal.

” Artinya, yang menang itu tidak memenuhi kewajibannya tidak mau bayar ditahapan minggu berikutnya, kalau untuk satu, sepuluh, sampai seratus orang member bisa dipenuhi, namun sehubungan yang jongker banyak sampai ribuan, akhirnya AR ini mulai kolep,” terang Asep Mulyadi.

Kemudian, lanjutnya Mulyadi, untuk menutupi kerugian tersebut mendirikanlah investasi, nah uang investasi itu dipakai untuk menutupi jongker yang kabur, kedua dipakai untuk menutupi bunga dari investasi, terus bergulir sehingga dua bulan lamanya semakin besar kewajiban yang harus dibayar oleh AR.

” Karena uang dari member yang tergabung tadi, kembali ke member sementara profit besar, jadi bunga semakin menggunung akhirnya tidak bisa berjalan lagi,” ujarnya.

Karena laporan member tersebar di wilayah Indonesia, pelaporannya pun ada di Polda Jabar, Polda Jatim, termasuk di Polda Metro Jaya masuk di dua unit yaitu Subdit II dan Subdit III Diskrimsus Polda Metro Jaya.

” Untuk kepastian hukum, kami berharap masalah ini segera diambil alih oleh Mabes Polri atau ada Polda yang ditunjuk, yang lebih berwenang mengambil perkara ini,” tutur Asep Mulyadi.

Kami menghimbau kepada member jongker-jongker yang belum memenuhi kewajiban terhadap klaien kami (Ar) agar segera diselesaikannya.

” Dan, bagi member yang menjadi korban atau dirugikan, silahkan kami tidak menutup melakukan upaya hukum, karena itu hak para member,” pungkasnya.

(Dri)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer