oleh

Forkopimda Jateng Tinjau Vaksinasi Massal di Kampus UIN Raden Mas Sahid Surakarta

Infosembilan – Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menyambut langsung Kunjungan kerja Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Lutfhi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta Dalam kegiatan Gerakan Vaksinasi Nasional Sinergitas Mahasiswa, TNI Dan POLRI dalam rangka pengabdian 30 tahun Bhara Daksa, Sabtu (31/07/2021) pagi.

” Dalam kunjungan kerja itu, turut serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Ahmad Purwanto, PJU Polda Jawa Tengah, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Agus Adhy Darmawan, Rektor UIN Raden Mas Sahid Prof. Dr. H. Mudofir, Koordinator pusat DEMA PTKIN Ongky Fachrur Rozie, Presiden BEM UIN Sdr. Arian Agung, Peserta Vaksinasi Dan Rekan-Rekan Media Cetak/Elektronik.

Dalam kesempatan ini Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengatakan, saat ini kita melaksanakan vaksinasi bersama-sama gabungan rekan-rekan Mahasiswa TNI dan POLRi dalam rangka Gerakan Vaksinasi Nasional.

” Pelaksanaan serbuan vaksinasi dilaksanakan salah satunya dengan harapan agar nantinya pada saat kegiatan tatap muka, kita sudah siap dan memiliki herd immunity. Kami juga menghimbau kepada adik-adik yang belum melaksanakan vaksinasi, agar berkoordinasi dengan TNI-POLRI untuk dilakukan vaksinasi bersama. “Ucap Pangdam

Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Lutfhi turut menyampaikan, hari ini kita melaksanakan vaksinasi di kampus untuk pertama kalinya, untuk perguruan tinggi negeri pelaksanaan vaksinasi di wilayah Jateng dimulai hari ini di kampus UIN Raden Mas Said Surakarta.

” Selain pelaksanaan vaksinasi, kita juga melaksanakan penyaluran bansos, dan saya berharap rekan-rekan Mahasiswa dapat mengikuti percepatan penyaluran bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan pada saat pandemi Covid 19 ini,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini, sudah melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, panitia dan petugas sudah melaksanakan swab terlebih dahulu sebelum kegiatan dimulai.

“Untuk warga BEM agar inventarisir rekan-rekan mahasiswa yang siap bergabung untuk melakukan penyaluran bantuan, sehingga masyarakat yang terdampak merasakan kehadiran kita,” terang Kapolda Jateng

Koordinator pusat DEMA PTKIN Ongky Fahrur rozie jufa menyampaikan, gerakan vaksinasi nasional ini kita inisiasi bersama 5 perguruan tinggi negeri di indonesia dan salah satunya adalah kampus UIN Raden Mas Sahid Surakarta ini.

” Kegiatan vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiar kita dalam berperan melakukan penanggulangan covid 19, dan tentunya kita juga rindu merasakan kegiatan sekolah/kuliah tatap muka, untuk itu mari kita bersama-sama sukses kan kegiatan vaksinasi nasional ini,” kata Ongky.

Kemudian Rektor UIN Prof. Dr. H. Mudofir mengatakan, kami sangat berterimakasih atas segala keterbatan kampus kami di UIN Surakarta dan kami diberikan kesempatan untuk giat pelaksanaan vaksinasi.

” Semoga dengan adanya kegiatan vaksinasi ini dapat menjadi panutan bagi PTN maupun PTS lain, dengan harapan para mahasiswa dapat memiliki herd immunity dan bisa melaksanakan kegiatan kuliah tatap muka”, ucap Rektor UIN.

Lebih lanjut, Pangdam IV Diponegoro Dan Kapolda Jateng menyampaikan, kita hari ini melaksanakan vaksinasi bersama namun kedatangan Kapolda, Pangdam, Danrem, Walikota Dan jajaran adalah bentuk keterbukaan kami dalam rangka ikut mencetak generasi berikut yang lebih baik.

” Saat ini kita berjuang melawan covid sejak 1,5 tahun yang lalu, beragam program sudah dilaksanakan, indonesia termasuk negara beruntung karena ada lebih dari sekitar 132 negara lain belum mendapatkan vaksin serta semua negara juga mengalami shock secara ekonomi,” Terang Pangdam IV Diponegoro.

Kapolda Jateng juga mengingatkan, ini pembelajaran untuk semuanya, sekarang banyak giat vaksinasi di hoax kan oleh oknum tertentu yang membuat kontra produktif terhadap kebijakan pemerintah.

” Setiap hari Direktorat IT Polda Jateng melaksanakan patroli, dan dilema bagi kita karena SDM masyarakat masih berkeyakinan Covid-19 adalah Pagebluk,” tutur Kapolda.

Sebagian masyarakat sering melepas masker setelah Operasi Yustisi, setelah yustisi masker dilepas kembali.

” Saya sudah perintahkan para Kapolres Di Jateng untuk kerumunan apalagi demo langsung dibubarkan,” tegas Kapolda

Walikota Surakarta Gibran Raka Buming Raka Juga Menambahkan, saya kangen nongkrong, motoran, dan ketemu orang tua namun semua harus ditahan dan sekarang harus lebih sabar kita dalam menghadapi pandemi covid 19 ini.

“Solo gara-gara walikota nya anak Presiden berita diplesetkan Vaksin nya paling banyak, padahal surakarta hanya 5 kecamatan di banding daerah lain seperti Boyolali, Dan Wonogiri yang punya 20 lebih kecamatan,” ujar Gibran.

Dukungan yang luar biasa dari TNI-POLRI dalam melaksanakan kegiatan ini dan kami ucapkan sangat terima kasih serta kami akan terus bersinergi dalam kegiatan seperti ini didaerah lain.

” Dan Jangan viralkan berita buruk, banyak berita baik dan vaksinasi tetap berjalan begitupun baksos dan program lain nya. Jawa tengah pun sudah turun angka covid nya,” pungkasnya. (Dhewo SeptiaChandra)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer