oleh

Gudang Pabrik Kulit Terbesar di Cianjur Diamuk Si Jago Merah

-HEADLINE-190 views

CIANJUR – Lima kamar (ruangan) mess karyawan pabrik kulit, diduga jadi gudang limbah ukuran 20×6 meter, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terbakar diamuk api, tepatnya di Kampung Pasirnangka RT 02/13, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, pukul 09.30 WIB, Minggu (19/7/2020).

Salah satu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Cianjur, H. Ade membenarkan, laporan diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Terjadi kebakaran mess pabrik kuli.

“Sementara kami belum mengetahui titik api dari mana, jelasnya. Mess pabrik kulit milik Akam, banyak limbah bahan kulit,” katanya, hingga mudah terbakar, saat ditemui langsung di lokasi, Jalan Perintis Kemerdekaan, siang.

Setelah ada laporan pihak Unit Damkar Cianjur, langsung bergerak dengan kecepatan lima menit sudah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pas datang ke lokasi api sudah besar, jadi kami langsung tangani dan tidak merembet ke tempat atau bangunan lain,” jelas Ade.

Damkar Unit Cianjur mendatangkan tiga unit kendaraan dengan anggota kurang lebih 20 orang. Dan, dibantu oleh relawan-relawan baik dari Brotherhood, Orari dan juga Rapi Cianjur, membantu penanganan pemadaman api.

Masih terang Ade, masih dalam penanganan untuk pendinginan. Kalau penanganan dari awal pun itu sudah, api bisa ditaklukkan, yang namanya si jago merah.

Sambungan Ade, tapi kendala karena banyak tumpukan bahan kulit yang banyak, hingga api merembet ke dalam kamar atau ruangan lainnya. Dan, terpaksa harus dikeluarkan.

Jadi, artinya ini bukan lama penanganan. Tapi api ini sudah padam, saat ini proses pendinginan saja di dalam ruangan.

“Mess karyawan, cuman banyak menyimpan limbah kulit yang dimasukkan. Mungkin jadi gudang limbah,” pungkasnya, sehingga mudah terbakar.

Terpisah, sementara Ketua RT setempat, H. Dadang hal sama membenarkan, mengetahui dari warga yang sudah olahraga (lari pagi). Itu ada kebakaran di gudang pabrik kulit, dan langsung cek ke lokasi.

“Ternyata benar ada kebakaran, ya informasi sementara katanya itu dari arus pendek listrik (konsleting). Tapi tidak tau juga titik api dari mana,” akunya.

Masih papar Ketua RT 02, Dadang, kebakaran diketahui warga mencium bau sengatan bahan kulit, dan kumpulan asap tebal di arah lokasi kejadian, gudang atau mess karyawan milik Akam, persisinya pas depan pabrik kulit.

“Ini namanya musibah tidak diharapkan terjadi, yang tidak disengaja. Dan, berharap kedepan bisa lebih hati-hati dan waspada. Supaya jangan sampai terulang kembali,” pungkasnya.(Red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer