oleh

Hanya Impian, Cianjur Belum Dianggap Prioritas CDOB

INFO 9, CIANJUR – Harapan masyarakat Kabupaten Cianjur Selatan (Cisel), ingin pisah (mengajukan pemekaran) hanya tinggal impian. Pasalnya, tidak masuk. Baru tiga daerah/kabupaten jadi prioritas calon daerah otonomi baru (CDOB) di Jawa Barat.

Pjs Bupati Cianjur, H. Dudi Sudrajat Abdurachim
mengatakan, informasi terakhir yang diterima, itu baru tiga CDOB menjadi prioritas, yaitu diantaranya Sukabumi Utara, Bogor Barat dan Garut Selatan.

Ia memaparkan, Kabupaten Cianjur tidak termasuk, karena wilayah Cianjur Selatan (Cisel) sementara oleh pemerintah belum dianggap prioritas.

“Karena pengembangan daerah otonom berimplikasi kepada cost atau biaya,” jelasnya Dudi, saat dihubungi langsung, Minggu (8/11/2020) siang,

Masih menurut Pjs Bupati Cianjur, dari sisi luas wilayah, Cianjur Selatan yang berbatasan dengan Samudera Hindia. Dan, Cianjur Utara berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta.

Lebih lanjut, Dudi menyampaikan, akan mempengaruhi kualitas pelayanan. Khususnya kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Salah satu solusi untuk memberikan kecepatan pelayanan kepada masyarakat di Cianjur adalah melalui pengembangan wilayah,” bilang Pjs Bupati Cianjur.

Dudi menambahkan, solusi lain adalah memperkuat peran kecamatan, untuk menjadi pusat berbagai layanan kepada masyarakat.

“Nah, sehingga kendala jarak bisa diatasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Forkodetada Jabar telah beraudensi bersama Forum Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (3/11/2020) untuk membahas hal tersebut.

Pengajuan pemekaran sembilan wilayah CDOB tersebut, antara lain yaitu Kota Lembang, Kabupaten Cikampek, Kabupaten Bandung Timur, Kabupaten Garut Utara, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Subang Utara, Kabupaten Bekasi Utara, Kabupaten Cianjur Selatan, dan Kabupaten Cirebon Timur.

Terpisah, salah satu politisi dari PBB Kabupaten Cianjur, Muhammad Toha mengatakan, kalau sudah menjadi keputusan pemerintahan dan masyarakat. Maka, harusnya konsisten untuk diperjuangkan.

“Jangan dikhianati dengan melengkapi kekurangan-kekurangan kriteria DOB, termasuk implikasi pembiayaan daerah,” katanya.

Masih ujarnya, hal yang sangat berdampak kepada percepatan DOB Cianjur Selatan (Cisel) sebetulnya adalah percepatan pembangunan Kabupaten Cianjur.

“Itu sendiri bisa berbagai sektor,” jelas Toha.

Toha menambahkan, sehingga akan dengan sendiri. Bahwa, DOB akan menjadi kebutuhan yang tidak bisa dan tidak harus diwujudkan.
Bahkan, bukan hanya Cianjur Selatan saja.

“Bisa jadi dengan Cianjur Utara maupun Kota Cipanas bisa terwujud,” pungkasnya.(tam)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer