oleh

HMI Cianjur Buka Suara Soal Musda HMI Badko Jabar, Ini Harapannya

-RAGAM-0 views

INFOSEMBILAN I CIANJUR – Badan Koordinasi (Badko) HMI merupakan struktur organisasi HMI di tingkat provinsi, yang bertugas menaungi HMI tingkat cabang di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum HMI Cabang Cianjur, Edwin Nursalan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/11/202).

Dia mengatakan, terlebih secara konstitusi (AD/ART) HMI, Badko merupakan badan pembantu atau kepanjang-tanganan PB HMI dalam menjalankan program kerja organisasi di wilayah provinsi.

“Sekaligus juga bertugas mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan PB HMI kepada seluruh cabang,” katanya.

Sebagaimana diketahui, terang Edwin, saat ini Badko HMI Jawa Barat akan melaksanakan musda (Musyawarah Daerah) ke XXVI yang rencananya di gelar pada tanggal 10-13 Nopember 2021.

Masih jelasnya, forum Musyawarah Daerah (Musda) ini merupakan forum untuk merumuskan dan menetapkan seluruh program kerja organisasi di wilayah provinsi serta mengusulkan nama-nama, untuk ditetapkan sebagai Ketua Umum Badko HMI oleh PB HMI demi keberlangsungan gerak organisasi.

“Ya, sangat disayangkan. Namun dalam perjalananya, proses pelaksanaan musda yang ke-XXVI terjadi polemik,” aku Edwin.

Lebih lanjut dia menyampaikan, dengan adanya ketetapan di rapat harian PB HMI yang digantikan sementara beberapa Badko termasuk di dalamnya Badko HMI Jawa Barat.

“Sehingga sampai saat ini belum ada kejelasan tentang status pelaksaan Musda tersebut,” jelas Edwin.

Beberapa pekan lalu Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengcaretaker kepengurusan Badko HMI JABAR dengan alasan sudah habis masa kepengurusan sesuai dengan Pasal 23, 24 Anggaran Rumah Tangga ( ART ) HMI serta surat intruksi PB HMI.

“Nah, yang isinya mengharuskan Badko menyelesaikan Musda per tanggal 30 September 2021 yang tidak di laksanakan oleh Babko HMI Jabar,” terang Edwin.

Tapi faktanya, papar Edwin, meskipun sudah ada ketetapan caretaker dirapat harian PB HMI kepengurusan Badko HMI Jabar, tetap melaksanakan Musda
Karena, badko menganggap bahwa caretaker Badko HMI Jabar yang ditetapkan oleh PB HMI tidak jelas.

“Terlebih sampai saat ini memang SK caratakernya belum juga terbit,” jelasnya.

Ketua Umum HMI Cabang Cianjur, Edwin Nursalan bersuara menyikapi pelaksanaan Musda Babko HMI Jabar. Pertama, Edwin menuntut saudara Anam sebagai Ketua Umum HMI Badko Jabar Periode 2018-2020 menyelesaikan persoalan cabang yang masih bermasalah, dalam hal Ini dualisme cabang di Wilayah Jawa Barat.

“Termasuk Cianjur dan Jatinangor harus segera diselesaikan. Sebelum pelaksanaan Musda akan datang,” harapnya.

Karena, masih ditegaskan Edwin, punya pandangan HMI Badko Jabar ke depan harus visioner melakukan hal-hal perbaikan yang dapat mewujudkan HMI Badko Jabar lebih beritegritas, dapat dipercaya oleh masyarakat. Karena sejatinya HMI harus berada dan dirasakan masyarakat bukan lagi menyelesaikan persoalan internal HMI.

“Baik ditataran pengurus Badko ataupun pengurus cabang-cabang di daerah atau kabupaten,” ujar Ketua Umum HMI Cabang Cianjur.

Kedua, Edwin berharap, PB HMI harus segera turun tangan menangai persoalan HMI Badko Jabar, yang dalam hal Ini belum bisa menjadi solusi dari tugas Badko menjadi tangan panjang PB HMI untuk cabang-cabang di daerah. Semoga sikap HMI Cabang Cianjur menjadi bagian solusi untuk HMI Badko Jabar ke depan.

“Artinya lebih dipercaya oleh kader-kader dan masyarakat di wilayah Jawa Barat ke depan dan seterusnya. (Red)

Redaktur: Mamat M

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer