oleh

Ini Program Kerja Bapaslon OTW Saat Deklarasi, Didukung Gerindra-Demokrat Sebagai Jagoannya

-POLITIK-71 views

CIANJUR – Partai Gerindra dan Demokrat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar deklarasi, dukung bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Oting dan Wawan (OTW) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Melalui deklarasi tersebut, bila pasangan bakal calon OTW menang, program kerja memprioritaskan pesantren berbasis boarding school, dan para guru honorer akan diberikan insentif. Acara seremonial diselenggarakan di gedung aula Hotel Gino Feruci, Jalan Kh Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Sabtu (29/8/2020).

Plt Kepala Dinas (Kadis) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Cianjur, H. Oting Zaenal Muttaqin mengatakan, bila terpilih nanti, dirinya akan memprioritaskan Indek Pembangunan Manusia (IPM), kesejahteraan masyarakat, dalam segala bidang dan sektor.

Sambunganya, seperti halnya pendidikan di semun Pondok Pesantren (Pontren) akan dijadikan boarding school. Menilai sekarang digandrungi masyarakat.

“Nah, maka itu akan suatu program kedepan, dan mengajak pesantren menangkap peluang tersebut,” katanya, saat disela acara seremonial deklarasi.

Kini, sedang trend dunia pendidikan berbasis asrama atau dikenal dengan ‘Boarding School’,
artinya saat ini diminati masyarakat, anaknya banyak menuntut ilmu, dan mayoritas mengadaptasi pesantren.

“Jadi, sudah semestinya pesantren menjadi yang terdepan,” ujar Oting, untuk memenuhi pendidikan ala boarding school, didampingi bakal calon Wakil Bupati (Bacawabup), H. Wawan Setiawan.

Oting memaparkan, selain itu bisa meminimalisir angka kenakalan remaja, yang terjadi. Sebetulnya, jelas dia, sama pesantren mana pun juga, tapi legalitas akan dipaku menjadi pendidikan berbasis boarding school. Dan, akan membantu untuk biaya operasionalnya.

Ia menyambungkan, nanti akan mendorong Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebuah lembaga pendidikan di bawah satuan PNF (Pendidikan Non Formal), mengedukasi keahlian diantaranya seperti kursus, lalu lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan lainnya.

“Pendidikan tersebut, memiliki azas, sesuai dengan kebutuhan,” beber Oting, artinya pendidikan sepanjang hayat, relevansi dengan pembangunan masyarakat, juga wawasan masa depan.

Ia menambahkan, tujuan adanya PKBM yaitu untuk meningkatan pengetahuan, keahlian atau keterampilan (hobi/ bakat) masing-masing peserta didik, yang dikelola dan diselenggarakan nanti.

“Buat apa IPM naik, kalau masih banyak pengangguran,” kata salah satu calon bupati, yang diusung dua partai besar di Cianjur ini.

Selian itu, akan memberikan insentif para guru honorer se Kabupaten Cianjur. Karena, selama angkanya kecil hanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, coba bayangkan.

“Makanya saya tahu persis, bagimana gajih guru honorer itu sepertinya apa. Jadi, nanti akan memberikan uang insentif,” selain ada anggaran dari dana BOS dan Pemerintah Daerah (Pemda)”, tutupnya.(Red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer