oleh

Ini Sejarah Buyut Nyimas Ayu Kawunganten Desa Kedokan Bunder, di Bangun Dana pribadi

INDRAMAYU – Buyut nyi mas ratu ayu kawunganten sebagai tanda penghormatan dan mengenang akan keteladanan dan kebijaksanaannya. Beliau di panggil sang kholik pada tahun 1561 dan kepemimpinan pedukuhan juga Syiar islam diteruskan oleh anak cucu dari keturunanya yang dulu seperti IDER BUMI (keliling wilayah) SEDEKAH BUMI (syukuran) tetap di laksanakan tiap tahun hingga sekarang.

Dan setelah pedukuhan pedukuhan lain ada penghuninya maka pimpinan pedukuhan kedokan bunder dalam rangka untuk ikut IDER BUMI dan sedekah bumi serta doa bersama untuk mendoakan nyimas ratu ayu kawunganten, Jumat (11/09/2020).

Menurut Redeng yang berperan pelaksanaan pembagunan Buyut Nyimas Ayu Kawunganten dan juga sebagai donatur utama yang membagun pedukuhan Demi menjaga marwa para leluhur kita.

“Dan saya berinisiatif membangun dengan iklas demi menjaga kelestari sejarah Buyut Nyimas Ayu Kawunganten, Saya rela membagun pesangrahan ini dan Gg jalan yang di sekeliling kibuyut ini saya bagun dengan dana saya pribadi tanpa bantuan dari pemerinrah desa, “ungkapnya.

Lanjut Redeng Kedatangan masyarakat atau warga peziarah dari daerah lain atau pribumi yang datang berkunjung ke pedukuhan buyut Nyimas Ayu Kawunganten kedokan bunder kecamatan kedokan bunder kabupaten indarmayu kami siap untuk saya sambut dengan baik karena salah sayu sejarah leluhur kita dan kami masih menerapkan adat istiadat setiap tahunnya.

Dengan acara Unjungan – Unjungan yang sumber air yang di sebut Sumur Gede juga setiap acara Unjungan ramai di kunjungi oleh orang untuk mengambil air dari sumur tersebut sebagai tumbal tanaman di sawah / ladang dan sebagai penyembuhan penyakit ( allahu alam), “tuturnya.

Dan dalam pantauan awak media kami Pada hari minggu yang lalu 06/09/2020 media kami bersilahtuhmi berkujung ketemu dengan udin ( Redeng) sebagai pengurus atau pelaksana pembangunan di dampingi ( jurukunci nurkim).

Menurut Juru kunci Nurkim buyut nyimas ayu kawunganten kedokan bunder sudah normal, berikut jalan gang yang masuk pintu area kuburan sudah di bangun dan alhamdulillah kami bisa membangun dapat hasil karya bapak redeng, dan kami tanpa swadaya masyrakat apalagi pemerintah ini murni dari pa redeng.

Khususnya buat warga kedokan bunder, semoga bangunan ini bisa bermanfaat Untuk perkembangan ekonomi ataupun perkembangan pembagunan, khususnya di desa kedokan bunder dan kami atas nama masyarakar desa kedokan bunder Indramayu mengucapkan terima kasih kepada pa Redeng yang peduli dengan pembangunan, desa kami khususnya di pesanggrahan buyut nyimas ayu kawunganten kedokan bunder Indramayu,”pangkasnya.(Selamet H)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer