oleh

Inilah Sosok Sang Penunggu Mesjid Sampai Akhir Hayat di Cianjur

-RAGAM-52 views

CIANJUR – Usman adalah sosok seorang ayah sekaligus seorang kakek, yang mempunyai anak satu dan dua orang cucu, yang beralamat di kampung sampit desa sukamulya, kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Dalam kesehariannya, ia hanya melakukan itikaf di mesjid, dari satu mesjid ke lain mesjid, diantaranya berawal dari mesjid al musri kp. Ciendong, Desa Kertajaya kecamatan Ciranjang kurang lebih selama 10 tahun lamanya.

Beranjak dari satu mesjid kemesjid lainnya sanpai saat ini, sekarang itikaf di mesjid AL- Musyaadah (mesjid kaum ciranjang), telah menjalani itikaf sudah berjalan sekitar 14 tahun.

“semenjak mesjid belum direhab, ya sekarang mesjid ini sudah bagus,” katanya saat ditemui Infosembilan, Rabu (12/5/2021) kemarin.

Usman menuturkan, melakukan itikap sejak berusia 30 tahun, sampai saat ini masih dijalani dengan penuh ketawakalan, dan kesabaran.

“Semata mata karena allah SWT, saya melakukan itikap ini, atas dasar keinginan sendiri,” terang Usman dengan nada lirih.

Masih kata Usman, dalam kesehariannya disamping itikap, ia suka melaksanakan bersih-bersih dihalaman mesjid.

” Alhamdulilah, hanya mendapatkan buat makan dan minum saja sudah cukup,” ujarnya.

Usman menambahkan, bisa dikatakan untuk bekal makan sehari-hari saja, menurut dia suka ada yang memberi dari para jamaah yg datang, selepas untuk solat dimesjid.

” Kadang juga sekali-kali anak saya suka datang berkunjung, dan ngasih bekal berupa uang buat makan,” ungkap Uman.

Delengan waktu yang begitu lama, iapun telah berusaha untuk berdagang, namun tak pernah berhasil, jangankan untung modal saja habis.

” Ya, selama hayat masih dikandung badan mungkin sampai tutup usia, harus seperti ini,” pungkas Usman.

Laporan : Syarifudin Noor

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer