oleh

Kepung Pemkab Cianjur, Buruh Minta Upah Naik

-HEADLINE-94 views

INFOSEMBILAN I CIANJUR – Massa aksi buruh tergabung dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), FPSMI, dan PPMI serbu kepung Pendopo Pemerintah Daerah (Pemkab) Cianjur, Selasa (23/11/2021).

Massa tersebut datang dari berbagai buruh pabrik di Kabupaten Cianjur, untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cianjur 2022 sebesar 10 persen sekaligus menagih janji Bupati Cianjur, Herman Suherman untuk memberikan kesejahteraan pada para buruh.

Ketua FSPMI/KSPI Cianjur, Asep Saepul Malik mengatakan, pada prinsipnya pihaknya tetap menuntut kenaikan upah. Jika tuntutannya tidak terpenuhi, akan ada maraton unjuk rasa. Kalau bicara kabupaten/kota lain sudah sebulan melakukan unjuk rasa.

“Upah di Cianjur paling rendah, dan mudah-mudah hatinya terketuk sesuai dengan janji kampnye Bupati Cianjur saat pencalonan,” katanya, saat dikonfirmasi awak media.

Makanya, masih ujar Asep, pihaknya tidak proses hukum dan turun ke jalan. Intinya, masih ujar Asep, lebih mengutamakan kepentingan buruh. Dan, akan terus memperjuangkan hak para buruh demi kesejahteraan masyarakat Cianjur. Jelasnya akan terus melakukan pergerakan perlawanan secara besar-besaran, dan terus menerus bila tidak digubris.

“Nah, apapun risikonya akan kita lakukan untuk kesejahteraan buruh,” katanya.

Sementara itu, Dewan Pengupahan dari Serikat Pekerja (SP) TKSK SPSI Kabupaten Cianjur, Muhamad Nandar Ibnu Nurpalah mengatakan, akan melakukan unras terus selama tiga hari berturut-turut. Maka tidak ada jalan lain akan melumpuhkan Jalan Raya Cianjur di beberapa titik lokasi, jelasnya harus naik sekitar di angka Rp 3,1 juta UMK tahun 2022.

“Artinya bila tidak naik sekitar 10 persen atau tidak ada rekomendasi akan menggempur Cianjur minta disetujui,” tegasnya, saat dikonfirmasi awak media. (Red)

Redaktur: Mamat M

pasang iklan anda

Komentar