oleh

LMP Cianjur Desak Bappenda, Ungkap dan Tindak Tegas Oknum Pajak Reklame

-RAGAM-110 views

Infosembilan – Cianjur | Sepintas tidak ada yang aneh dengan banyaknya reklame di sepanjang jalan, baik berupa spanduk atau banner. Tapi kenyataannya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Cianjur mencatat selama tahun 2021 ini tidak ada satupun spanduk maupun banner yang mengantongi Izin Pemasangan Reklame (IPR).

” Laskar Merah Putih (LMP) Cianjur mendesak agar Bappenda mengungkap oknum lalu dikenai sanksi,” kata Asep Dadan Sunandar.

Kecurigaan adanya oknum tak bertanggungjawab bukan tanpa alasan. Lantaran banyaknya reklame yang terpasang tapi ada dugaan kesengajaan melanggar aturan dengan adanya pemasangan melintang ataupun produk rokok reklamenya berdekatan dengan sarana pendidikan maupun tempat peribadatan. Serta banyaknya reklame tak berstiker lunas pajak.

“Bappenda sudah melakukan penertiban reklame itukan seperti menjawab adanya oknum yang mempermainkan aturan tapi tidak berani menindak tegas. Logikanya itukan tidak mungkin reklame yang terpasang tanpa diketahui pihak Bappenda,” tegas Sekretaris LMP Cianjur, Asep Dadan Sunandar ST, kepada Infosembilan, Senin (13/9/2021).

Ia menambahkan, Bappenda harus segera berbenah diri untuk melakukan pembersihan terhadap oknum tak bertanggungjawab. Apalagi dinas satu atap (DPMPTSP) menyebut bahwa tahun ini tak satupun reklame baik berupa spanduk maupun banner mempunyai izin pemasangan.

” Untuk pemasangan spanduk yang melintang itukan dilarang, tapi pada kenyataannya tetap dilanggar, ini pasti dilakukan oleh oknum, apalagi jumlahnya cukup banyak. Penertiban bukan merupakan jawaban, tapi seharusnya sanksi tegas yang diterapkan oleh Bappenda terhadap oknum-oknum tersebut, ” tandasnya. (12/9/2021)

Terpisah, Kabid Perizinan DPMPTSP Cianjur Superi mengiyakan jika reklame yang dipasang tidak mengantongi izin pemasangan reklame (IPR) selama tahun 2021 ini. Padahal tidak dikenai biaya sepeserpun, selama memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.

” Siapa yang bilang mahal, karena inikan benar-benar nol rupiah untuk ijnnya, tapi saya heran kok selama ini tidak ada yang mengajukan kesini. Kita juga diberikan kewenangan terkait reklame yang bersifat insidentil ini. Kemungkinan akibat adanya oknum, sehingga salah satu persyaratan pun dilewati,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbid Pendaftaran dan Pendataan Bappenda Cianjur, Riyadi Saputra S. Ag malah balik menuding instansi lain tak berwenang. Dengan beralasan jika reklame yang bersifat insidental seperti spanduk dan banner tidak memerlukan ijin pemasangan reklame (IPR).

” Untuk reklame yang insidentil itu baik spanduk atau banner tidak memerlukan IPR sesuai peraturan kita. Karena untuk reklame insidental ini cukup melaporkan di Bappenda aja, menyampaikan laporan lalu kita langsung proses,” pungkasnya. (Cr1/Jib)

pasang iklan anda
  • BPD Cibiuk Ciranjang Tuding Ada Pungli di PLN Mande, Begini Kronologisnya!
  • Memenuhi Kebutuhan Pokok, PKK Kelurahan Solokpandan Adakan Bazar Murah
  • Rukun Warga Gang Duren Sebar Paket Sembako Terdampak Covid-19

Komentar

Berita populer