oleh

Nyaris Ambruk, Pemilik Gubuk Reyot di Bojongpicung Harapkan Bantuan

-RAGAM-0 views

INFOSEMBILAN I CIANJUR – Rumah panggung ukuran 4×6 meter milik Tatan Rustandi (38) warga Kampung Hernom RT 5/6, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, reyot miring ke kiri nyaris ambruk.

Tatan Rustandi (38) pemilik rutilahu menerangkan, rumah miliknya dibangun sejak 20 tahun silam dan hingga kini belum pernah mendapat perbaikan. Karena faktor ekonomi dan untuk makan sehari – hati hanya mengandalkan hasil ngobor belut dan kodok.

“Jangankan untuk merenovasi rumah untuk makan sehari-hari juga mengandalkan hasil ngobor dan kodok,” akunya kepada awak media, Kamis (6/1/2022).

Mengenai bantuan sosial, ia mengatakan, dari pemerintah, ia mengaku mendapatkan bantuan program Keluarga Harapan (PKH), karena ketiga orang anaknya masih sekolah dan anak bungsu masih balita.

“Alhamdulillah mengenai bansos dapat bantuan berupa PKH,” ujar Tatan Rustandi.

Ia menuturkan, karena ketiga anaknya sekarang sedang sekolah di SMK, SMP, SD dan anak bungsu masih nalita

“Kalau Kepala Desa (Kades) Hegarmanah sama sekali belum pernah datang kecuali perangkat desanya dua tahun lalu pernah datang,” ucap Tatan.

Terpisah, G Gunawan (45) salah satu tokoh masyarakat Desa Hegarmanah menambahkan, memang benar adanya bahwa rumah milik keluarga Tatan Rustandi, kondisi sudah memprihatinkan sudah tidak layak huni reyot nyaris ambruk. Ironisnya antara rumah reyot milik keluarga Tatan Rustandi, dekat dengan kantor desa.

“Nah, itu hanya jarak kurang lebih 100 meter, tapi kades belum pernah berkunjung sekalipun. Mungkin belum mengetahui atau gimana,” ujarnya.

Ia menambahkan, ironis kang? Gubuk reyot dengan kantor desa hanya sejauh 100 meter tapi tak pernah melihat kondisi rumah reyot.

Maka dengan itu, Gunawan berharap, kepada Kadinsos Cianjur, Camat Bojongpicung dan Kepala Desa Hegarmanah mohon diprioritaskan bahwa rumah reyot tersebut.

“Ya, intinya segera diberi bantuan untuk dibangun dan tidak menutup bagi para agnia mohon bantuannya,” pungkasnya.

Gubuk reyot tersebut, dihuni suami, istri dan empat orang anaknya hingga jumlah enam orang dan pada malam anak – anaknya tidur di tengah rumah beralasan tukar.

(Red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer