oleh

Pasien Warga Cimaul Sakit Ditandu, Kapus Cikadu Angkat Bicara

-KESEHATAN-37 views

INFOSEMBILAN | CIANJUR – Pihak Puskesmas Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sudah menyarankan pihak keluarga pasien yang dipandu kain sarung demi pengobatan gejala sakit kencing, A. Subarna (70) warga Kampung Cimaul, dirujuk ke RSUD Sayang, Cianjur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas (Kapus) Cikadu M. Ikhsan Jakaria, saat dihubungi melalui via WhatApps (WA), kepada InfoSemnilan.com, Rabu (3/11/2021).

“Ya, itu sebelumnya telah dirawat satu hari. Cuman, kan? Kendalanya peralatan tidak memadai di puskesmas sesuai batas kemampuan melayani masyarakat,” katanya.

Kapus mengungkapkan, itu pasien sepert sudah lama sakit. Tapi, terasa baru dua minggu sakitnya gak bisa buang air kecil (kencing). Sudah dilayani dengan baik oleh salah satu dokter yang ada di sini, tahu sendiri kurangnya akan segala sesuatunya.

Kemudian, hal sama masih tutur Kapus Cikadu, pasien sebelumnya kerja serabutan. Mungkin terlalu capai dan kena sakit tidak dirasa, akhirnya saat ini menjadi keluahan sakit untuk buang air kecil terasa sakit.

“Jarak tempuhnya sekitar tiga kilometer sampai ke rumah dari Puskesmas Cikadu,” ujar Jakaria.

Masih ujar Kapus Cikadu, berharap akses jalan ada pembangunan infrastruktur. Pasalnya, rusak, dan perlu adanya pengaspalan atau rabat beton. Mobil masuk kalau dipaksakan, cuman habis untuk kendaraan lainnya, apalagi saat ini musim hujan.

“Akses jalan kondisi licin. Ya, makanya pihak keluarga terpaksa tandu pakai kain sarung. Kini sudah pulang ke rumah lagi,” terang Jakaria.

Kapus Cikadu menambahkan, sebetulnya yang berwenang dalam hal ini pihak kecamatan dan bebarapa dinas terkait lainnya. Dan, berharap bisa membantu dan mendorong bila pihak keluarga ingin dirujuk itu juga berobat ke RSUD Cianjur. Pihak puskesmas siap untuk mengantar pasien, dan mungkin selanjutnya soal pelayanan BPJS dan yang lainnya bagaimana.

“Kalau saya siap untuk mengantar dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat,” ucapnya. (Red)

Redaktur: Mamat M

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer