oleh

Presiden Jokowi, Ucapkan Selamat di Harlah NU Yang ke 95 Tahun

-PEMERINTAH-68 views

BOGOR – Presiden Joko Widodo ucapan selamat kepada Nahdlatul Ulama (NU), di peringatan Hari Lahir ( Harlah ) ke-95, pada Sabtu kemarin (30/1/2021).

Salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia. Melalui tayangan video yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden, Kepala Negara mengharapkan peranan NU untuk terus Bergerak dan Berkontribusi bagi Kehidupan Bangsa.

” Selamat hari ulang tahun yang ke-95 untuk Nahdlatul Ulama,” ungkap Jokowi.

Ia menambahkan, Semoga Allah SWT. Senantiasa memberkahi Nahdlatul Ulama serta warga Nahdliyin di seluruh dunia. Dukung terus Nahdlatul Ulama, agar bergerak dan terus berkontribusi untuk memperkuat kehidupan bangsa Indonesia.

” Dan memajukan peradaban Dunia dengan spirit Islam Nusantara yang rahmatan lil’alamin,” ujar Presiden RI Joko Widodo.

Menurutnya, kontribusi NU kepada bangsa Indonesia terlihat nyata, dalam pencapaian kemerdekaan Republik Indonesia. Tak hanya itu, kontribusi tersebut juga berlanjut di masa pembangunan negara, dalam mengisi kemerdekaan.

” Terima kasih kepada NU yang selalu Konsisten membela Pancasila bhinneka tunggal ika, NKRI, dan UUD 1945,” ungkapnya.

Masih lanjut Jokowi, di tengah perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks, NU juga selalu berada di garda terdepan dalam membela kepentingan bangsa dan negara. Kita semua melihat bukti nyata bahwa Nahdlatul Ulama, berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme dan semangat toleransi.

“Serta dalam melawan segala bentuk radikalisme, dan terorisme,” imbuhnya.

Sebagai Kepala Negara ia berharap agar peran strategis para kiai dan santri NU, secara bersama-sama dan seluruh pemangku kepentingan bangsa, turut membangun masa depan Indonesia agar terus berlanjut dan terjalin erat.

“Bangsa Indonesia kini berhadapan dengan tantangan era revolusi industri jilid keempat, dan kompetisi global yang harus dilalui bersama-sama, demi keberlangsungan bangsa dan kemajuan umat,” jelasnya.

Sementara, untuk para Nahdliyin muda agar turut berkiprah dalam memajukan Pemberdayaan ekonomi umat, yang berbasiskan pada Pesantren.

” Tentunya tidak hanya bersemangat dalam memperoleh ilmu agama, akan tetapi agar lebih semangat menjadi wirausaha, demi memajukan umat, khususnya santri muda Nu,” kata Jokowi.

Terakhir, ia menjelaskan setiap mengunjungi pesantren-pesantren, optimis karena saya melihat para santri tidak hanya paham ilmu agama,

“Bahkan saat ini para santri sudah paham tentang adanta digital,” tutup Presiden. (Red)

Editor, Ledi Hasyim

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer