oleh

Prihatin, Sejumlah Pedagang Wisata Curug Citambur Pertanyakan Oknum Mantri Perhutani

-HEADLINE-19 views

Infosembilan – Cianjur | Sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar wahana Wisata Curug Citambur resah dengan adanya penarikan setoran oleh mantri perhutani yang membawa lembaran Surat Perjanjian Kerjasama (PKS).

Pasalnya surat perjanjian yang dibuat oknum mantri perhutani sepihak, tertera nama-nama pedagang dengan setoran berpareatif, sejumlah ratusan ribu rupiah.

” Kok tega ya, ditengah PPKM kami dituntut untuk membayar, padahal warung-warung kami sebagian tidak beroperasi karena ditutupnya Objek Wisata Citambur,” ujar Asep salah satu pedagang warungan kepada Infosembilan, melalui tlp watsapp, Senin (30/8/2021).

Asep (35), yang berjualan di area wana wisata curug Citambur, tepatnya Blok Cibarengkok Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda mengatakan, dengan adanya oknum mantri Perhutani yang menagih setoran kepda para pedagang dan membawa lembaran draft PKS.

Ia mengungkapkan, perjanjian kerjasama tersebut kop surat divre perhutani jawa barat dan banten, juga belum dikasih nomor surat dan disiapkan tanda tangan ADM Madya KPPH Cianjur.

” Kalau lagi normal juga saya bayar setoran karena tahu lahan ini lahan milik perhutani, kadang dia meminta seenaknya memungut, ya berlaga kolonial dengan pakaian lengkapnya,” ungkapnya.

Asep menuturkan, akan melaporakan dan meminta mengkaji ulang kebijakan ini dari pihak perhutani pusat sebagai BUMN.
Punkasnya.

Sementara, Pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tirta Jaya dan pengelola wana wisata curug Citambur, Yuceu saat dikonfirmasi terkait kejadian ini, dirinya tidak mengetahui dan tidak adanya komunikasi dari awal.

” Bahkan pihak kami justru ikut menyayangkan dengan adanya penarikan ini,” pungkasnya.

(Red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer