oleh

Prioritas, Menteri PPN Sebut LCDI Salah Satu Program Pemerintah

Infosembilan – Jakarta | perekonomian semakin dinamis dan penuh dengan ketidakpastian, ini perlu direspon dengan transformasi ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan serta mengangkat trayektori dalam jangka waktu menengah dan panjang di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, saat memberikan Pidato kunci dalam sebuah acara yang diselenggarakan Kata Data di Jakarta.

” Yang mengusung tema Pathway to Low Carbon Development for Indonesia,” katanya, Senin (23/8/2021).

Menurutnya, Salah satu strategi menuju transformasi ekonomi adalah, dengan mendorong ekonomi hijau sebagai game-changer yang dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertahankan kualitas lingkungan,

” Tentunya yang dapat mendorong Indonesia keluar dari middle-income trap sebelum tahun 2045,” ujar Menteri Suharso.

Ia melanjutkan, dalam ekonomi hijau, terdapat 3 aspek yang akan terus didorong. Pertama, ekonomi rendah karbon. Kedua, blue economy, dan Ketiga, transisi energi.

“ Nah, kebijakan pembangunan rendah karbon yang telah menjadi salah satu agenda Prioritas Nasional, ditempatkan sebagai salah satu instrumen utama yang akan menjadi transisi dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Suharso menjelaskan, Pembangunan Rendah Karbon atau Low Carbon Development Indonesia (LCDI) ditujukan untuk mengurangi pertukaran (trade off), antara program pembangunan ekonomi dengan upaya penurunan emisi Gas Rumah Kaca, sebagaimana komitmen Indonesia dalam Paris Agreement.

“ Supaya Mengharusutamakan pembangunan rendah karbon ke dalam rencana pembangunan nasional menjadi salah satu wujud komitmen dan milestone penting untuk memastikan aksi yang terukur dan kontekstual dalam upaya pencapaiannya,” ucapnya.

Lalu, Menteri menegaskan bahwa dalam RPJMN 2020-2024, Pembangunan Rendah Karbon menjadi salah satu Program Prioritas yang berfokus terhadap implementasi strategi pada 5 isu kunci,

” Diantaranya adalah Pengembangan Energi Berkelanjutan, Pemulihan Lahan Berkelanjutan, Penanganan Limbah dan Ekonomi Sirkular, Pengembangan Industri Hijau, serta Rendah Karbon Pesisir dan Laut, khususnya pada ekosistem mangrove,” pungkasnya.

SUMBER : Kementerian PPN/Bappenas

pasang iklan anda

Komentar