oleh

Siap-siap, Tim BPKP Jabar, Terjun Langsung Monev Dana Desa

CIANJUR – Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat monitoring sekaligus evaluasi, mengenai penyaluran dan penggunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Cianjur, Selasa (13/10/2020).

Pjs Bupati Cianjur H. Dudi Sudradjat Abdurachim menyampaikan, hukum mengawal pembangunan untuk menjadi baik bukan mempersusah pembangunan.

“Pemerintah desa (Pemdes) khususnya kepada para kades jangan main-main sama penganggaran Dana Desa (DD), yang sudah ditetapkan peruntukannya,” pesannya mengingatkan kepada para kepala (Kades).

Pjs. Bupati Cianjur menyambungkan, kunjungan tersebut adalah workshop monitoring dan evaluasi. Yaitu mengenai penyaluran dan penggunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Cianjur.

“Jelasnya, sudah sejauh mana diterapkan peruntukan untuk kepentingan publik. Tepat sasaran apa sebaiknya,” ujar Dudi, saat menghadiri dan memimpin langsung monitoring dan evaluasi, di ruang rapat Hotel Zuri, Kecamatan Cipanas.

Bahwa, masih ujar Dudi, kedatangan tim BPKP Provinsi Jawa Barat adalah untuk melakukan kegiatan monitoring.

Menurutnya, untuk para kades agar se segera mungkin untuk menyalurkan dana desa sesuai dengan peruntukannya, dengan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Semuanya dibahas termasuk evaluasi penyaluran dan penggunaan dana desa,” ucap Pjs Bupati Cianjur.

Sementara diketahui, ada empat narasumber sebagai pembicara pada workshop monitoring dan evaluasi penyaluran dan penggunaan dana desa, diantaranya, pembicara I Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, yang diwakili oleh auditor utama pada Deputi PPKD BPKP Pusat, Maliki Heru Santosa. Lalu, pembicara II Direktur Jendral Bina Pemerintah Desa Kemendagri yang diwakili Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Shandra.

Kemudian, pembicara III Kepala KPPN Sukabumi Sudirman, dan pembicara IV DPR RI Anggota Komisi XI Fraksi PKS H. Ecky Awal Muharam dan sebagai moderator adalah Asisten I Setda Cianjur, H. Asep Suparaman.

Terakhir, orang nomor satu di Cianjur saat ini mengharapkan, pengelolaan dana desa yang dikelola pihak pemerintah desa (Pemdes) bisa dilakukan secara cepat, tepat dan terpadu.

Lebih lanjut Dudi menambahkan, dalam pelaksanaannya setiap saat proses penyaluran yang dilakukan harus adanya konsep pendampingan.

“Ya, sehingga dapat terpantau prosesi penyaluran dana desa di Kabupaten Cianjur secara baik,” pungkasnya.(Sap/red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer