oleh

SMK Dzakiyyun Targetkan Jadi Sekolah Unggulan dan Segudang Prestasi

Infosembilan – Cianjur | SMK Dzakiyyun yang beramat di kampung Citespon, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur Jawa barat. termasuk sekolah yang mandiri, dari awal pembangunan sampai sekarang sekolah ini tidak memungut Biaya pendidikan.

Anton Musa S.pd.. M.pd Kepala sekolah SMK Dzakiyyun menjelaskan, sejarah berdirinya sekolah SMK Dzakiyyun pada tahun 2015, yang terakreditas B, yang berstatus sekolah Swasta.

Berdirinya sekolah ini atas dasar rasa kepedulian pihak yayasan Dzakiyyun (SMK Dzakiyyun) terhadap pendidikan. kami mengharapkan masyarakat di Wilayah Desa Jamali siswa-siswi mulai dari jenjang SMP/MTS, bisa melanjutkan ke jenjang Sekolah SMK.

” Intinya kami ingin mengabdi kepada masyarakat sekitar jamali, melalui dunia pendidikan,” ujar Anton saat ditemui Infosembilan, Kamis (26/8/2021).

” SMK Dzakiyyun lahir dari nol dibawah yayasan yang kecil, kami bener-bener pingin mengabdi di bidang pendidikan kejuruan sesuai dengan masyarakat sini yang banyak lahan pertanian,” ungkapnya.

Masih Kata Anton, Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang sangat berguna bagi kehidupan Manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam dunia pekerjaan.

” Sekali lagi saya jelaskan berdirinya sekolah SMK Dzakiyyun adalah, untuk meningkatkan kualitas sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di lingkungan Jamali, umumnya dikabupaten Cianjur,” bebernya.

Anton menambahkan, di Sekolah Dzakiyyun kami mempunyai tiga program/jurusan. Yaitu Agrabisnis Pengelolaan Hasil Pertanian, Agribisnis Perikanan Air Tawar, dan Menejemen Perkantoran.

” Dengan ketiga jurusan itu SMK Dzakiyyun bisa menjadi siswa-siawa berprestasi,” ucapnya.

Masih menurut Kepala SMK Dzakiyyun, dari tiga kompetisi jurusan itu siswa-siswi para diharapkan mempunyai kemampuan untuk berwirausaha. Pola pendidikan SMK Dzakiyyun sudah terbiasa menerapkan pembelajaran pratek pada siswa-siswi.

” Alhamdulillah, biarpun sekolah SMK Dzakiyyun masih banyak kekurangan, bahkan kami pihak sekolah sama sekali tidak memungut biaya, seperti SPP, dan biaya masuk sekolah itu semua digratiskan,” terangnya.

Kendati demikian, walaupun TPM masih tahap sosialisasi, kami akan terus berusaha bagaimana caranya bisa berkompetisi dengan sekolah-sekolah yang sudah berkembang. Dan sekolah ini mempunyai tiga ratus siswa-siswi, juga mempunyai 29 pengajar.

” Insa Allah SMK Dzakiyyun terus berusaha untuk meningkatkan kualitas Pendidikan untuk bisa menciptakan siswa-siswi berkwalitas dan berprestasi,” pungkasnya.

( Dnrc )

pasang iklan anda

Komentar