oleh

Warga Kampung Cilaku Kaum Geger, Bayi Baru Lahir Dibuang Ibu Kandung

-HEADLINE-156 views

CIANJUR – Jahat, orang tua tega membuang darah dagingnya sendiri (anak) bayi perempuan baru lahir, di Kampung Cilaku Kaum, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pukul 05.00 WIB, Minggu (6/9/2020).

Sontak, membuat geger dan heboh warga setempat, masih ada orang tua tega membuang anaknya sendiri. Padahal, bayi malang tersebut begitu imut, lucu dan cantik.

Kepala Puskesmas (Kapus) Sukasari, Yudiansyah membenarkan, sementara bayi sudah diamankan dibawa oleh Ketua RT setempat.

Sontak mendengar kabar tersebut, sambunganya Kapus Cilaku, warga berbondong-bondong pergi untuk melihat di pengembangan Pelayanan Obstetri-Neonatal Emergensi Dasar (Poned).

“Banyak yang menginginkan atau mengadopsi. Melihat, kondisi bayi perempuan sehat,” akunya, Minggu (6/9/2020) siang.

Kemudian, masih ujar Kapus Sukasari, sudah laporan ke Polsek Cilaku, Polres Cianjur. Sekarang, sedang diproses.

“Bayi dititipkan ke Poned Cilaku, untuk mendapatkan perawatan oleh tenaga kesehatan para bidan,” jelasnya.

Diketahui, bayi dalam keadaan sehat, dan sudah dimandikan, diberi penghangatan tubuh. Juga sedang dilatih asupan susu formula. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kondisi fisik normal atau tidak ada cacat tubuh.

“Namun, ada beberapa goresan di tubuh. Seperti memar merah di paha kanan, kini sedang dalam perawatan Poned Cilaku, dan pengawasan dokter PKM Puskesmas Cilaku,” ujarnya.

Yudi menambahkan, berat badan bayi perempuan baru lahir tersebut sekitar 2,9 kilogram, panjang badan 46 sentimeter. Menurut dokter, lahir sekitar tadi malam menjelang subuh.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sukasari, Daden mengatakan, harusnya jangan dibuang, diduga hasil hubungan gelap. Padahal, jangan dibuang kasihkan. Kalau dikasihkan sama tetangga dekat juga, pasti banyak ingin mengadopsi.

Saat ini, sambunganya, bayi perempuan sedang dirawat di Poned Cilaku. Banyak yang menginginkan atau mengadopsi, kondisi bayi bugar dan sehat.

“Ya, kemungkinan atau diduga hasil hubungan terlarang. Tega, orang tua membuang darah dagingnya sendiri,” tutupnya.(red)

pasang iklan anda

Komentar

Berita populer